Ambil Peran, Mahasiswa Polbangtan Dukung Percepatan Cetak Sawah Rakyat di Sumatera Selatan

Sumatera Selatan — Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan resmi memulai kegiatan magang lapangan di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dalam rangka mendukung percepatan program Cetak Sawah Rakyat (CSR), Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produksi pangan nasional melalui pembukaan lahan sawah baru.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa menjadi langkah penting dalam mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

“Kehadiran mahasiswa menjadi energi baru bagi sektor pertanian. Generasi muda membawa inovasi, semangat, dan pemanfaatan teknologi yang dapat mempercepat pencapaian swasembada pangan,” ujarnya.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyebut mahasiswa Polbangtan dipersiapkan sebagai SDM pertanian yang adaptif dan profesional.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menekankan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu di lapangan.

Setibanya di lokasi, mahasiswa langsung melakukan orientasi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lais dan Sekayu. Mereka meninjau lahan CSR yang akan menjadi lokasi tanam serentak nasional pada Kamis (9/4/2026), sekaligus mengidentifikasi potensi dan kendala teknis di lapangan.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan dan kontribusi nyata terhadap pembangunan pertanian.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membawa berbagai kompetensi teknis, mulai dari pengoperasian drone untuk dokumentasi dan pertanian presisi, pengolahan lahan menggunakan alat mesin pertanian (alsintan), hingga dukungan administrasi Brigade Pangan CSR.

Pendamping dosen, Makruf Wicaksono, menyampaikan bahwa kesiapan mahasiswa menjadi faktor penting dalam mempercepat implementasi program di lapangan.

Koordinasi juga dilakukan bersama Penanggung Jawab Brigade CSR Sumatera Selatan, Budi Santoso, dan PJ BPPSDMP Wilayah Sumatera Selatan, Yudi Astoni, guna menyusun strategi percepatan tanam serta optimalisasi peran mahasiswa.

Program magang ini akan berlangsung hingga 19 Juni 2026. Selain sebagai sarana pembelajaran praktis, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempercepat realisasi tanam serta meningkatkan luas areal sawah produktif.

Melalui sinergi antara mahasiswa, penyuluh, Brigade CSR, dan pemerintah daerah, program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Musi Banyuasin ditargetkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.