SEJARAH SINGKAT
Sejarah pembentukan Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (Prodi TPTP) merupakan bagian dari perjalanan panjang transformasi kelembagaan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan.
- Awal Mula (1956-1986): Institusi ini bermula pada tahun 1956 sebagai Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Negeri Medan, yang kemudian berubah menjadi Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri Medan pada tahun 1986.
- Program Diploma III (1987-1993): Pada tahun 1987, melalui Keputusan Menteri Pertanian, dibuka Program Pendidikan Diploma III Ahli Penyuluhan Pertanian di sepuluh SPP Negeri, termasuk SPP Negeri Medan. Program ini kemudian bertransformasi menjadi Pendidikan Ahli Penyuluhan Pertanian (Diklat APP) pada tahun 1990 dan selanjutnya menjadi Akademi Penyuluhan Pertanian (APP) Medan pada tahun 1993.
- Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (2002): Pada tahun 2002, APP Medan ditingkatkan statusnya menjadi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 58 Tahun 2002. Saat itu, STPP Medan memiliki dua program studi, yaitu Penyuluhan Pertanian (Diploma III) dan Penyuluhan Perkebunan.
- Pembentukan Prodi TPTP (2018): Pada tanggal 25 Juni 2018, STPP Medan mengalami transformasi kelembagaan menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan. Sebagai bagian dari transformasi ini, Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP) resmi terbentuk pada tanggal 13 Februari 2018. Pembentukan ini didasari oleh Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 194/KPT/I/2018. Prodi TPTP ini merupakan pengembangan dari Jurusan Perkebunan dengan jenjang Sarjana Terapan/Diploma IV sesuai nomenklatur dan persyaratan KKNI Level 6. Pada saat menjadi Polbangtan, institusi ini diwajibkan memiliki minimal tiga program studi, yaitu Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP), Penyuluhan Perkebunan Presisi (PPP), dan Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB).
VISI dan MISI Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
Sebagai bagian dari Polbangtan Medan, Prodi TPTP memiliki kewajiban untuk menjalankan Visi dan Misi Polbangtan Medan. Dalam rangka mencapai Polbangtan unggul yang menghasilkan lulusan berakhlak profesional, berdaya saing dan berjiwa entrepreneur di bidang pertanian khususnya sektor perkebunan, maka Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi dari Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (Prodi TPTP):
Visi Prodi TPTP adalah “Menjadi Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan yang Unggul dalam Menghasilkan Job Creator dan SDM Perkebunan Kopi dan Kelapa Sawit yang Mandiri, Profesional, Berdaya Saing dan Berakhlak”.
Nilai-nilai yang terkandung dalam visi ini meliputi:
- Unggul: Prodi TPTP berorientasi pada pemenuhan kebutuhan stakeholder memberikan pelayanan yang berkualitas hingga dapat menghasilkan lulusan mandiri, profesional, berdaya saing dan berakhlak.
- Mandiri: Prodi TPTP mendidik mahasiswa menjadi individu yang mandiri dan mampu beradaptasi dengan dinamika DUDIKA bidang perkebunan.
- Profesional: program studi berkomitmen untuk melatih mahasiswa memiliki
keterampilan dan pengetahuan yang mendalam dalam teknologi produksi tanaman perkebunan.
- Berdaya saing: Prodi TPTP juga menekankan pentingnya membentuk lulusan yang memiliki kapabilitas kompetitif tinggi di pasar kerja global baik di tingkat nasional maupun internasional.
- Berakhlak: Prodi TPTP menyelengarakan pendidikan yang dilandasi nilai-nilai moral dan karakter yang baik, untuk menghasilkan lulusan yang berintegritas tinggi dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan industri pertanian secara luas.
Visi Prodi TPTP adalah gambaran mengenai masa depan atau citacita yang akan diwujudkan dalam periode waktu yang jelas dan spesifik. Visi ini menjadi arah bagi seluruh kegiatan prodi, yang dipahami dan dimiliki bersama oleh seluruh komponen pengelola institusi, serta diwujudkan melalui strategi-strategi dan kegiatan terjadwal. Selanjutnya Visi tersebut dijabarkan lebih lanjut dalam bentuk misi, yang meliputi pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai langkah konkret untuk mewujudkan visi, misi memberikan kerangka kerja bagi seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Prodi TPTP.
Misi Prodi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP)
Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, Misi Prodi TPTP adalah sebagai berikut:
- Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran bidang Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan komoditas kopi dan kelapa sawit.
- Mengembangkan kelembagaan dan program studi baru bidang pertanian sesuai kebutuhan sektor pertanian.
- Menyelenggarakan penelitian terapan sesuai kompetensi Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan.
- Menyelengarakan pengabdian kepada masyarakat perkebunan.
- Meningkatkan kualitas sumber daya pendidikan Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan.
- Menyelenggarakan pembinaaan karakter bagi mahasiswa yang memiliki nilai kejuangan sehingga terbentuk sikap pembiasaan untuk beribadah, berakhlak mulia, belajar terus menerus, berkarya, bermanfaat dan bersahaja.
- Menjalin kemitraan dan jejaring kerjasama pendidikan dengan Dunia Usaha, Dunia Industri Dunia Kerja (DUDIKA) dan lembaga terkait.
- Mengoptimalkan sistem manajemen administrasi pendidikan di program studi.
PROFIL LULUSAN
Program studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP) hadir untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang perkebunan. Profil lulusan TPTP yang diharapkan yakni asisten kebun dan entrepreneur di bidang perkebunan. Profil lulusan didesain berdasarkan Peta Okupasi Dalam Kerangka Kualifikasi Indonesia Sektor Pertanian Bidang Perkebunan tahun 2019, Keputusan Menteri Tenaga Kerja No 237 tahun 2019 tentang Penetapan SKKNI Bidang Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan bidang kompetensi asisten kebun dan jabatan fungsional ASN bidang pertanian yaitu pPengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) melaui Kemenakertrans Nomor KEP/08/MEN/ I/2011), Pengawas Benih Tanaman (PBT) melalui Kemenakertrans N0 44 tahun 2013), PMHP (PermenPANRB Nomor 16 tahun 2021) sebagai landasan awal untuk menjawab kebutuhan jabatan fungsional sesuai regulasi tersebut maka prodi TPTP menetapkan profil lulusan sebagai berikut :
- Fungsional RIHP bidang perkebunan (POPT, PBT dan PMHP) : Memiliki pengetahuan tentang hama dan penyakit tanaman, metode pengendalian, tanaman dan produksi benih, manajemen produksi, pengawasan mutu, standar mutu, proses produksi hasil perkebunan, dan kemampuan analisis data, memahami regulasi, kebutuhan pasar serta kemampuan komunikasi untuk memberikan pelatihan kepada petani.
- Asisten Kebun/Estate Manajer : Memiliki keterampilan untuk mengelola kegiatan lapangan dengan efisien, menangani kendala operasional, melakukan pemeriksaan hasil kerja, laporan keuangan, serta memantau kondisi karyawan, sehingga mampu mengadakan rapat kerja untuk mencapai target produksi dan menyusun program anggaran biaya secara optimal.
Asisten agronomi : Memiliki kemampuan manajemen tanaman perkebunan yang baik serta menguasai aspek- aspek teknologi produksi tanaman perkebunan mulai dari pembukaan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM), pengendalian hama dan penyakit tumbuhan (HPT), pengendalian gulma, pemupukan, panen dan pengangkutan produksi, memiliki kemampuan komunikasi yang efektif, kemampuan manajerial yang tinggi, kemampuan administrasi yang baik, menguasai teknologi informasi dan mengembangkan riset aplikatif untuk kemajuan perkebunan, memiliki soft skill dan kreativitas dalam menciptakan lingkungan kebun yang kondusif yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
