Selamat Datang di Website Polbangtan Medan | Polbangtan Medan Peduli : Info Khusus Covid-19 dapat dilihat dibawah! | Pengumuman seputar Polbangtan Medan "PMB Program RPL Tahap II PPPK ASN Penyuluh Pertanian Polbangtan Medan" dapat dilihat pada rubrik Pengumuman Polbangtan Medan dibawah ! | Berita seputar Polbangtan Medan "Inovatif, TEFA Polbangtan Kementan kembangkan budidaya bawang merah sepanjang musim " dapat dilihat pada rubrik Seputar Polbangtan Medan di bawah!

Lihai manfaatkan teknologi, Mahasiswa Polbangtan Medan ikuti sertifikasi mekanik
  • Polbangtan Medan
  • Tuesday, 4 October 2022

Lihai manfaatkan teknologi, Mahasiswa Polbangtan Medan ikuti sertifikasi mekanik

Medan (ANTARA) - Pertanian tidak lagi identik dengan stigma negatif miskin dan kotor. Perubahan wajah pertanian ini tak lepas dari  dukungan teknologi khususnya alat mesin pertanian (alsintan) serta peran sumberdaya manusia yang  mampu memanfaatkan teknologi  tersebut untuk menghasilkan inovasi terbaru. 

Guna mendukung hal itu, Kementerian Pertanian RI terus mengoptimalkan kemampuan SDM pertanian khususnya Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) seperti mahasiswa Polbangtan Medan yang mengikuti Sertifikasi Kompetensi Skema Mekanik Perawatan Alsintan selama sembilan hari di akhir September lalu.

Kegiatan sertifikasi diikuti 195 mahasiswa Polbangtan Medan dari Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Penyuluhan Perkebunan Presisi, dan Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan. Kementan melibatkan empat asesor dari Lembaga Sertifikasi Pertanian Nasional (LSP).

Ketua Penyelenggara Sertifikasi Polbangtan Medan, Gusti Setiavani dalam laporannya mengatakan, sertifikasi merupakan salah satu jenis kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa.

Upaya tersebut sejalan harapan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa penggunaan teknologi pada Alsintan diharapkan mampu menambah daya pacu petani milenial, khususnya dari pendidikan vokasi seperti Polbangtan untuk mendukung regenerasi petani sekaligus peningkatan produktivitas pertanian.

"Teknologi 4.0 harus kita jalankan untuk anak-anak kita ke depan yang tidak mau bertani dengan cara berlumpur," katanya.

Harapan senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi bahwa sektor pertanian memiliki keunggulan yang strategis, karena bisa mengubah nasib banyak orang menjadi lebih baik, yang bisa dioptimalkan menjadi lapangan pekerjaan dan bisnis besar-besaran.
"Pertanian itu bicara kepentingan rakyat. 

Bicara kehidupan orang-orang di sekitar kita. Menyayangi pertanian, berarti menyelamatkan bangsa dan negara. Mengurus pertanian bukan perkara sepele," katanya.

Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini mengatakan bahwa era 4.0 menuntut sektor pertanian untuk terus berkembang dan bertransformasi.

"Mahasiswa Polbangtan Medan setelah lulus akan menjadi motor penggerak pembangunan pertanian perlu menguasai Alsintan dengan baik, yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi," kata Yuliana dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Direktur II Polbangtan Medan, Mukhlis Yahya pada pembukaan kegiatan sertifikasi.

Mukhlis Yahya menambahkan pelaksanaan sertifikasi secara keseluruhan berjalan lancar dan baik. Diawali pengisian Dokumen APL 01 dan APL 02 dilanjutkan ujian tulis. 
Ketua Penyelenggara Sertifikasi Polbangtan Medan, Gusti Setiavani melaporkan pelaksanaan unjuk kerja dilakukan di Laboratorium Lapangan Penyuluhan Pertanian, dengan menggunakan traktor roda dua (TR2) dan TR3.

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset