Gelar wisuda sarjana terapan pertanian, Polbangtan Medan cetak 198 lulusan berkompeten

Gelar wisuda sarjana terapan pertanian, Polbangtan Medan cetak 198 lulusan berkompeten

Minggu, 29 Agustus 2021

Medan (ANTARA) - Di tengah pandemi COVID-19 yang belum kunjung usai, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mencetak generasi milenial pertanian yang mandiri, unggul dan modern. Terbukti, Jumat (27/8/2021) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan menyelenggarakan wisuda bagi lulusannya dari program studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan dan Penyuluhan Perkebunan Presisi Tahun Akademik 2020/2021 secara offline dan online di Kampus Polbangtan Medan.

Acara wisuda dipimpin langsung oleh Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini.

“Teruslah berupaya meningkatkan pendidikan baik secara formal maupun nonformal, berperilaku yang baik, menjaga nama baik almamater Polbangtan Medan dan tentunya jadilah manusia yang bermanfaat bagi orang di sekitar Anda  serta berbakti kepada kedua orangtua," kata Yuliana.
Yuliana menambahkan dengan berakhirnya saudara dari Polbangtan Medan, tentunya Anda akan menjadi bagian dari masyarakat sebagai generasi petani milenial.

“Mari sukseskan program-program pembangunan pertanian," tambah Yuliana.

Polbangtan Medan resmi memberikan gelar Sarjana Terapan Pertanian kepada  198 lulusan yang terdiri dari 78 lulusan dari Jurusan Pertanian dan 119 lulusan dari Jurusan Perkebunan. Hingga tahun 2021 ini, Polbangtan Medan sudah meluluskan 3 angkatan.

Seluruh peserta yang mengikuti ujian akhir pendidikan Diploma IV Polbangtan Medan TA 2020/2021 dinyatakan lulus dengan 2 kategori yaitu kategori Pujian kepada lulusan Jurusan Pertanian 2 orang dan lulusan Jurusan Perkebunan sebanyak 7 orang.

Sementara kategori Sangat Memuaskan dari Jurusan Pertanian sebanyak 77 orang dan dari Jurusan Perkebunan sebanyak 112 orang. Lulusan terbaik dari prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan di raih oleh Siti Hafidhah dengan IPK 3,85 dan untuk prodi Penyuluhan Perkebunan Presisi diraih oleh Yerada Bellaria Harianja dengan IPK 3,86.

Hal ini sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang mendorong para mahasiswa Polbangtan untuk bergerak sebagai pioner atau generasi pertanian milenial yang membangun pertanian modern dan fondasi kesejahteraan petani.

Mentan SYL mengatakan, Polbangtan yang merupakan pabrik pencetak generasi milenial harus terus melakukan inovasi sebagai modal mahasiswa ketika terjun ke masyarakat.

"Kalian ini adalah pioner penentu kesejahteraan bangsa ini. Miskin atau tidak masyarakat ada di tangan kamu (mahasiswa)," ujar SYL.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi yang hadir secara virtual berpesan kepada seluruh wisudawan.

“Wisuda bukanlah akhir, namun titik awal perjuangan di medan tempur yang sesungguhnya”, tegasnya.

Dedi juga menegaskan bahwa Polbangtan merupakan wadah untuk mencetak calon agripreneur muda serta qualified job creator dan job seeker.

Dalam sambutannya Ia menyampaikan pesan kepada lulusan Polbangtan Medan agar memberikan resonansi positif kepada generasi–generasi muda di sekitar untuk tertarik pada dunia pertanian.